Monday, March 6, 2017

Redupan Sore

liar pikirku gelap ini
kenapa kembali terfikir setelah lama mangkir
sirna puraku krna karibmu
dulu kusuruh hati simpan rindu
kini terungkap terbawa nafas syahdu

lama ku bisikkan pada bulan
tentang seorang putri yang apa ada hati
dalam kesindirian menikmati sepi
yang tak mesti kuragu lagi
tapi malam ini ntah menepi

walau tidakku berdalih
terhampar luas memungkin-mungkinkan mu punya hati
setidaknya tak bagai koala yang hanya haus sendiri
tapi ku harap bagai kelinci yang bisa sakit karna sakit hati

semoga ini hanya akibat sering tertidur.
ku lelah memikirkanmu lagi wahai, Nona.

No comments:

Post a Comment