Thursday, December 10, 2020

Astaga Lucunya Kita Berdua

Akhirnya...

Bangun pagi kali ini dengan hati yang lebih tenang

Memang malam tadi masih sulit tidur memikirkanmu

Tapi kini kita sudah tidak abu-abu


Dua insan yang berani mengikhlaskan padahal sayangnya luar biasa dalam

Dalam yang bisa menjadikan batu luluh, dan menjadikan lembut lebih kuat

Sumpah, pengalaman ini luar biasa uniknya

Bagaimana cinta yang buat gila menyuruh mereka menunggu sementara (tak ada kepastian)


Tidak waras


Tapi setidaknya sekarang sudah lega bukan?

Bukan karena terucap kata teman, jujur saja aku ogah jadi temanmu

Tapi karena kita sudah sama-sama mencoba sedikit memperbaiki inti masalah

Bukti sayang kita berdua.. astaga beraninya....


Kamu hebat

Spesfikasi diri kamu tidak dibentuk untuk menghadapi ini

Mungkin aku lebih batu, lihat saja puisi dibawah kutulis 3 tahun tentang sulit merelakan seseorang

Hatiku kalau punya otot bisa minder Ade Rai


Aku akui, aku terlalu jahat

Kamu ingat kuucap setiap orang terbentuk dengan bagaimana mereka diperlakukan cinta sebelumnya?

Aku ternyata terbentuk lebih jahat

Waktu itu aku diberi kesempatan kedua, diterima, walau ujungnya harus kandas


Dari lubuk hatiku yang paling dalam aku menyesal kenapa tak terucap kata-kata kesempatan kedua sejak awal

Permintaanmu untuk mencoba memperbaiki dulu aku mentahkan

Aku akui itu keputusan buruk

Bukannya langsung saja kuberi tahu masalahnya apa ketimbang membiarkanmu berpikir lama sekali. 3 minggu ya Tuhan...


Well, once we make a wrong decision then make the new one

Kita sepakat mulai lagi jadi teman tanpa ekspektasi apapun

Harus ikhlas akan apapun dan siapapun yang akan datang kedepannya

Kita hebat sekali sayang. Kita hebat. Kita hebat


Aku rasa tidak ada lagi yang ingin kuucap tentang problema kita

Aku lega sudah mencoba, kamu lega sudah mencoba. Kita lega sudah bicara

Kita cuma bisa berencana, sisanya Tuhan yang menentukan

Kita jalani saja dulu semuanya ya


Jangan berkecil hati, itu tanda kamu menyalahkan semuanya

Jangan mengeluh, tapi silahkan kalau kamu mengaduh

Kita syukuri nikmat yang kita miliki sekarang

Dan fokus mengejar cita-cita agar nanti lebih indah saat kembali bersua




No comments:

Post a Comment