Menandakan juga bahwa sudah 3 bulan lebih kita mengenal
Monday, October 18, 2021
Bisa-Bisanya Begini
Menandakan juga bahwa sudah 3 bulan lebih kita mengenal
Friday, August 13, 2021
Judulnya Belum Ada
MY FAVORITE POEM OF ALL TIME
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Monday, August 2, 2021
Single Option
Sunday, August 1, 2021
Dia Yang Dari Mimpi
Gambaran sempurna atas seseorang yang kita dambakan tidak sembarang tercipta
Prolog III: Hari Pertama di Bulan Kedua
Saturday, June 5, 2021
Prolog II
Sebelum ini, beberapa kali aku pernah mencoba menulis tentang dia.
Namun waktu itu aku tak sanggup menuliskan sebaris kalimat pun. Jika saja baris pertamanya bisa kutulis, aku yakin bisa menceritakan semuanya hingga ke detil terkecil.
Tapi baris pertama itu tidak sanggup tertulis. Semuanya teramat-sangat jelas sampai-sampai aku tidak tahu harus mulai dari mana.
Ibarat membuat presentasi, terlalu banyak detail menjadikannya membosankan dan tidak bermakna.
Setelah ini, sepertinya kamu yang akan kutulis sampai aku benar-benar sudah mampu membuat cerita lain yang lebih indah.
Potret
Seiring berjalannya waktu kupikir akan mudah melupakan sosoknya
Sosok yang menemaniku mencari baju kerja yang akhirnya membuat dia meleleh sendiri melihatnya
Lucu. Sejak saat itu baju itu hanya kupakai saat bertemu dengannya
Heran. Tak sulit bagiku mendapatkan potret wajahmu dibenakku
Pasti selalu terbayang wajahmu dari depan
Mungkin karena aku yang selalu marah jika kamu tidak memberikan matamu untuk kupandangi terus
Teringat juga caramu memalingkan wajahmu dengan gestur malu dan membiarkanku melihat kepala belakangmu
Sangat jelas nada suaramu berkata benci akan mataku
Lucunya. Indah sekali momen bersamamu.
Kemarin kulihat ada pertanyaan, “Jika bisa memutar waktu, ingin bertemu seseorang dari awal atau tidak ingin bertemu selamanya?”
Coba jawab!
Jawabanku mungkin sama denganmu. Tak ada kata, hanya senyum simpul sambil membayangkan senyum manismu.
Thursday, April 22, 2021
Si Besar dan Si Kecil
Yang benar, kamu memang seperti ini,
Atau,
Kamu hanya cari perhatian?
Tak ku sangka, kamu punya sifat meninggi
Kalau kamu cari perhatian,
Kamu sudah tau aku tak pernah suka perilaku berlebihan
Katamu itu pertama kalinya kau jadi dirimu
Berarti yang kemarin bukan dirimu?
Aku direndahkan melulu
Kini kamu semakin pandai berkilah, aku susah percaya
Sifatmu kala itu hanya meresonansi diriku saja
Segala energi positif dan kasih sayangku,
tercerminkan pada dirimu yang katanya pertama kalinya merasa sangat bahagia dalam hidup
Kau pun masih sempat pertanyakan
“Mana sayangmu, mana rindumu?”
Hei.... Semuanya sudah ku berikan padamu.
Apa masih belum cukup? Sayangnya ku tak bisa berikan jantungku padamu agar kau percaya
Orang sepertiku yang hidup dari hal kecil sepertinya sulit untuk orang hargai
Semoga suatu saat kamu mengerti,
Seberapa berdarahnya aku agar bisa melihat kamu tenang
Gestur besar yang selalu kamu perhatikan
Jangan terlalu tinggi,
Di atas tidak ada oksigen,
Tak perlu kamu kasihani aku lagi setitik pun dalam hidupmu yang kamu pikir ada dibawah
Disini banyak oksigen