Sebelum ini, beberapa kali aku pernah mencoba menulis tentang dia.
Namun waktu itu aku tak sanggup menuliskan sebaris kalimat pun. Jika saja baris pertamanya bisa kutulis, aku yakin bisa menceritakan semuanya hingga ke detil terkecil.
Tapi baris pertama itu tidak sanggup tertulis. Semuanya teramat-sangat jelas sampai-sampai aku tidak tahu harus mulai dari mana.
Ibarat membuat presentasi, terlalu banyak detail menjadikannya membosankan dan tidak bermakna.
Setelah ini, sepertinya kamu yang akan kutulis sampai aku benar-benar sudah mampu membuat cerita lain yang lebih indah.
No comments:
Post a Comment